Santri dan Pelajar Antusias Ikut Vaksin Massal di Rumah Wabup

0
41
bhasafm
Antusias- Santri dan pelajar antusias ikut vaksin massal di rumah wabup di Kecamatan Besuki, Sabtu, 4 September 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ribuan santri dan pelajar antusias mengikuti program vaksin massal di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Langkap, Kecamatan Besuki, yang merupakan rumah wakil Bupati Ny. Hj. Khoirani. Selain santri dan pelajar, program vaksin massal juga diikuti warga masyarakat setempat.

Program “serbu vaksin” merupakan kerja sama Kodim 0823 Situbondo, Ponpes Miftahul Ulum, MWC NU, Polres dan Dinas Kesehatan. Tak hanya antusias ikut vaksin, para santri dan pelajar yang umumnya siswa SLTP dan SLTA juga memanfaatkan board vaksin untuk berswa foto.

Wakil Bupati Situbondo, Ny. Hj. Khoirani mengatakan, antusias para santri, pelajar dan masyarakat mengikuti program vaksin massal, diharapkan akan mempercepat pengendalian Covid-19 di Situbondo.

“Tadi yang daftar sudah 1000-an. Antusias santri, pelajar dan masyarakat ikut vaksin tak lepas dari kerja sama semua pihak,” katanya, usai memantau pelaksanaan vaksin bersama Dandim dan Kapolres, Sabtu, 4 September 2021.

BACA JUGA :  Wakil Gubernur Jatim dan Bupati Situbondo Menghadiri Acara Bincang Santai di Kantor PCNU Situbondo

Ny. Hj. Khoirani mengungkapkan, program vaksin massal harus terus digalakan. Saat ini, pencapaian vaksin di Situbondo baru 22 persen atau 121.889 dari jumlah cakupan vaksin sebanyak 548.304 orang.

“Itu capaian vaksin belum termasuk yang hari ini ya. Untuk cakupan pelajar sebanyak 58.132 orang  dan sebanyak 11.174 sudah divaksin atau 19,3 persen” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0823, Situbondo, Letkol Inf Neggy Kuntagina, mengatakan bahwa pihaknya menerima 28.994 dosis vaksin dari Panglima TNI. Vaksin yang disalurkan melalui TNI diprioritaskan ke pondok pesantren.

“Kami sudah menggelar program serbu vaksin di 16 pondok pesantren di Situbondo. Kami masih menunggu pondok pesantren lain yang ingin bekerja sama melaksanakan program vaksin massal,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain