Home / Fokus / Tim Rukyatul Hilal di Pelabuhan Kalbut Situbondo Tak Bisa Lihat Hilal

Tim Rukyatul Hilal di Pelabuhan Kalbut Situbondo Tak Bisa Lihat Hilal

Tim Rukyatul Hilal saat melakukan rukyatul hilal di Pelabuhan Kalbut, Kabupaten Situbondo. (Bhasafm.co.id/Zaini Zain)

Situbondo, Bahasafm.co.id– Pelaksanaan Rukyatul Hilal di pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangatan, Kabupaten Situbondo, tidak bisa melihat hilal. Badan Hisab Rukyah (BHR) Kabupaten Situbondo menyebutkan bahwa tak bisa melihat hilal karena berada di bawah satu derajat.

Menurut Tim BHR, Irfan Helmi, dalam posisi hilal kurang dari satu derajat, maka sangat mustahil bisa dilihat. Dengan begitu, hitungan bulan Sya’ban genap 30 hari dan 1 Ramadhan 1445 Hijriyah diperkirakan jatuh pada hari Selasa.

“Jadi tidak mungkin bisa dilihat karena ketinggiannya kurang dari satu derajat.  Untuk satu derajat itu seperti jari kelingking,”  kata Irfan Helmi, Minggu, 10 Maret 2024.

Menurut  Irfan, bahwa sesuai ketentuan Kementerian Agama RI dan sudah disepakati kalangan ormas, bahwa ketinggian hilal bisa di observasi harus tiga derajat. Sedangkan elongasinya atau jarak matahari dan bulan kurang lebih minimal 6 derajat.

Dikatakan, kalau ada  yang mengaku melihat hilal dalam posisi kurang dari satu derajat, maka hal itu pasti ditolak atau dipertentangkan secara kelimuan. Oleh karena itu, ia mengaku kalau penentuan 1 Ramadhan menjadi kewenangan pemerintah.

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses