23.5 C
Situbondo
Jumat, Desember 2, 2022

200 Penderita HIV AID Meninggal, 400 Penderita Jalani Perawatan Khusus

Situbondo-  Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo mencatat sebanyak 200 pengidap HIV AIDS meninggal dunia hingga November 2022. Saat ini, masih terdapat 400 penderita sedang menjalani pengobatan khusus.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Kantor Dinas Kesehatan Situbondo, Hari Santoso, mengatakan, pihaknya terus melakukan pencegahan meluasnya pengidap HIV AIDS. Pencegahan dilakukan melalui screening pengambilan sampel darah di lokasi rawan penularan.

“Setiap tiga bulan kami rutin screening di beberapa eks lokalisasi, ini untuk mengantisipasi dan mendeteksi penyebaran HIV,AIDS,” ujarnya.

Hari menambahkan, salah satu penyebab penularan HIV AIDS yaitu seks bebas. Setiap petugas melakukan screening di eks lokalisasi selalu ditemukan adanya Pekerja Seks Komersial positif terjangkit HIV,AIDS.

BACA JUGA :  PLN Segera Masuk Dusun Merak, Pustu dan Sekolah Mandiri Juga Jadi Prioritas

Selain melakukan screening sampel darah, Dinkes terus melakukan sosialisasi pencegahan melalui penyuluhan. Sedangkan untuk 400 penderita saat  ini sedang dalam pengobatan khusus.

“Khusus pengambilan sampel darah di eks lokalisasi GS Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo beberapa waktu lalu, dari jumlah total 41 PSK yang diambil sampel darahnya lima orang positif,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Empat Fraksi DPRD Dukung Situbondo Ethnic Festival Jadi Agenda Tahunan

Reporter: Zaini Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

22,309FansSuka
3,590PengikutMengikuti
20,300PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles