Situbondo, bhasafm.co.id- Sejak membuka Posko Pengaduan, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, menerima sebanyak lima pengaduan dari keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di kawasan konflik Timur Tengah.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Suriyatno mengatakan, lima orang pekerja migran dari Kabupaten Situbondo, tersebar di lima negara terlibat konflik Timur Tengah yakni di Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Oman.
Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Suriyatno mengaku terus berkomunikasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia atau KJRI termasuk dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagai upaya untuk memulangkan para pekerja migran tersebut.
Kata Suriyatno, ada ribuan pekerja migran asal Jawa Timur yang berada di negara konflik Timur Tengah yang sedang diupayakan untuk dipulangkan oleh pemerintah Indonesia, termasuk buruh migran asal Situbondo.
Lima orang yang dilaporkan berada di negara Timur Tengah yakni Ratna Ningsih, warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, yang bekerja di Arab Saudi. Zeiniyah Faradisa warga Perum Puri Pratama Blok G 15 Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab.
Madriadna binti Sunamu Misdur di Desa Talkandang Kecamatan Situbondo, yang bekerja di Kuwait dan Sri Wahyuningsih warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, yang saat ini sedang berada di penampungan Negara Oman, serta Nurhayati, warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji, yang bekerja di Manama, Bahrain.









