Situbondo, bhasafm.co.id- Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah rumah sekaligus warung di Kampung Gelung Selatan, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, ambruk pada Selasa (24/3/2026) malam. Bangunan semi permanen milik Pujiono (26) tersebut dilaporkan rusak berat setelah diterjang angin sekitar pukul 19.50 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, menjelaskan bahwa saat kejadian, istri pemilik rumah bernama Hanifa (23) beserta anaknya sedang berada di dalam bangunan. Mendengar suara gemuruh yang mencurigakan, Hanifa dengan sigap langsung membawa anaknya lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri sesaat sebelum seluruh bangunan roboh.
Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tragis ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 juta. Bangunan berukuran panjang 20 meter, lebar 8 meter, dan tinggi 3 meter tersebut kini dalam kondisi hancur total dan tidak dapat ditempati kembali.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, terutama bagi warga yang memiliki hunian semi permanen. Pendataan dan koordinasi lebih lanjut terus dilakukan untuk memberikan dukungan bagi keluarga terdampak di lokasi kejadian.









