Home / Berita Terbaru / Hut Ke14 PPDIS Menjadi Bukti Kesetaraan

Hut Ke14 PPDIS Menjadi Bukti Kesetaraan

Situbondo, bhasafm.co.id- Yayasan Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-14,Sabtu 23 Mei 2026 kemaren, beberapa rangkaian kegiatan antara lain Kelas Inklusi dan Panggung Kreasi Inklusi.

 

Bertempat di Alun Alun kota Situbondo hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Kepala DPMD Situbondo, Kepala BPS, Ketua PN Situbondo, Kapolsek Kota Situbondo dan pihak terkait lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan hak, pemberdayaan, serta ruang berkarya bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Situbondo.

 

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah dalam sambutannya mengapresiasi PPDiS yang selama 14 tahun terus memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi.

 

Sementara itu Ketua PPDiS Luluk Ariyantiny menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap komunitas disabilitas di Situbondo. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas terus diperkuat demi terwujudnya Situbondo yang inklusif dan naik kelas.

 

Dalam rangka memperluas dampak advokasi serta memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya inklusi disabilitas, kata Luluk, PPDiS secara aktif mengembangkan strategi kolaboratif bersama berbagai organisasi masyarakat sipil. Kolaborasi ini menjadi pendekatan kunci untuk memastikan bahwa isu inklusi tidak hanya menjadi wacana terbatas, tetapi mampu menjangkau dan dipahami oleh kalangan masyarakat secara luas lintas kelompok dan sektor.

 

Dengan pendekatan yang partisipatif dan interaktif, Luluk menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga sebagai sarana membangun.

 

Selain itu, kata Luluk, kelas ini juga mendorong terbentuknya pola interaksi sosial yang inklusif sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang setara dan non-diskriminatif. Sementara itu, Panggung Kreasi Rakyat menjadi medium alternatif untuk memperkuat pesan inklusi melalui pendekatan kultural dan kreatif.

Tag: