Home / Pemerintahan / Pelantikan Pengurus PWI Situbondo, Bupati Dorong Sinergi Media Kembangkan Sektor 4P

Pelantikan Pengurus PWI Situbondo, Bupati Dorong Sinergi Media Kembangkan Sektor 4P

Situbondo, bhasafm.co.id- Di tengah masifnya peredaran informasi di media sosial yang sering kali belum terverifikasi kebenarannya, produk pers profesional dipandang sebagai benteng utama kepercayaan publik. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo di Pendopo Rakyat pada Jumat (24/7/2026) malam.

 

Bupati yang akrab disapa Mas Rio menyampaikan bahwa karya jurnalistik memiliki nilai keunggulan tersendiri dibandingkan unggahan media sosial. Berita yang diproduksi wartawan harus melewati serangkaian proses verifikasi mulai dari pencarian bahan, pengolahan data, hingga penyuntingan berdasarkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

 

Mas Rio mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya informasi hoaks di dunia maya yang berpotensi mencederai etika jurnalisme. Oleh karena itu, momentum pelantikan PWI ini diharapkan dapat menjadi ajang evaluasi diri bagi para wartawan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya tarik pemberitaan agar tetap diminati masyarakat.

 

Lebih lanjut, Bupati menekankan peran strategis wartawan profesional dalam mengawal agenda pembangunan daerah. Pihak pemerintah daerah membuka ruang sinergi yang luas bersama jajaran PWI Situbondo untuk bersama-sama mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui potensi 4P, yaitu sektor Perikanan, Pertanian, Peternakan, dan Pariwisata.

 

Sementara itu, Ketua PWI Situbondo, Diana, menegaskan komitmennya untuk terus memacu kapasitas dan profesionalisme para jurnalis di Situbondo. Ia mengimbau seluruh wartawan agar memanfaatkan isu di media sosial hanya sebagai bahan informasi awal yang wajib diuji kebenarannya melalui proses konfirmasi dan cek-ricek ke lapangan.

 

Diana juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Menurutnya, bekerja sesuai etika tidak hanya memberikan perlindungan hukum bagi wartawan, melainkan juga menjaga marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi media mainstream.

Tag: