Situbondo, bhasafm.co.id- Polres Situbondo terus memperkuat ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat guna memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diwujudkan melalui program rutin “Jumat Curhat” yang digelar secara bergilir di berbagai masjid di wilayah Kabupaten Situbondo.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, membeberkan bahwa kegiatan yang berlangsung usai pelaksanaan shalat Jumat tersebut menjadi sarana efektif bagi warga untuk menyampaikan keluh kesah, aspirasi, hingga masukan secara langsung tanpa sekat kepada jajaran kepolisian.
Pada pelaksanaan Jumat Curhat di Masjid Jami’ Nurul Islam, Kecamatan Kapongan, masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyuarakan beragam persoalan lingkungan. Mulai dari maraknya penggunaan knalpot brong, ancaman peredaran narkoba, penanganan kriminalitas berbasis bukti CCTV, hingga dugaan praktik prostitusi di warung sepanjang jalur Pantura.
Keluhan terkait kebisingan knalpot brong menjadi sorotan utama jamaah karena dinilai sangat mengganggu ketenangan pemukiman serta kekhusyukan ibadah di masjid. Menanggapi hal itu, Kapolres menegaskan instruksi kepada Satlantas dan Satbinmas untuk menggencarkan razia penertiban, sosialisasi larangan, hingga penindakan tilang di lapangan.
Terkait kekhawatiran masyarakat akan peredaran narkoba, pihak kepolisian memerintahkan Satresnarkoba meningkatkan sosialisasi bahaya zat adiktif serta memperketat penyelidikan berbasis alat bukti. Begitu pula dengan laporan penyakit masyarakat di jalur Pantura, Polres Situbondo berjanji mengedepankan langkah preventif dan penegakan hukum tegas.
Di akhir agenda, Kapolres Situbondo menyerahkan bingkisan untuk takmir masjid serta bantuan sosial bagi warga kurang mampu. Camat Kapongan, Roy Hidayat, mengapresiasi tinggi kehadiran langsung Kapolres beserta jajaran, sebab pola komunikasi langsung ini memberikan kepastian solusi atas berbagai kendala kamtibmas warga.









