Mantan Karyawan PDAM Curi Ratusan Meteran Air, Tertangkap Karena Terekam CCTV

0
205
bhasafm
Barang bukti meteran air diamankan polisi dari rumah mantan karyawan PDAM (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Tim Jatanras Polres Situbondo berhasil mengungkap pelaku pencurian meteran air yang selama ini cukup meresahkan. Tak tanggung-tanggung, pelaku sudah ratusan kali beraksi di sejumlah lokasi kawasan kota dan perumahan.

Pelaku pencurian meteran air ini ternyata mantan karyawan PDAM bernama Eko Budiarso.  Pria berusia 50 tahun itu dibekuk polisi di rumahnya di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Yang mengejutkan, pelaku mengaku sudah mencuri meteran air sebanyak 123 kali di 23 TKP.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk sembilan unit meteran air yang belum dijual. Eko Budiarso  tak pernah kesulitan saat mencuri meteran air, karena ia memang mantan pegawai PDAM. Eko dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja sejak 2014 silam.

Aksi mantan karyawan PDAM itu terungkap saat mencuri meteran air di salah satu ruko di Kelurahan Dawuhan. Saat menjalankan aksinya pelaku terekam kamera CCTV. Dari rekaman CCTV tersebut polisi mulai membuat sketsa wajah pelaku, serta mengecek nomor polisi motor yang digunakan ternyata milik Eko Budiarso.

BACA JUGA :  Pemkab Keluarkan Anggaran Rp. 900 Juta Perbaiki Jalan Rusak Akibat Tambang, Komisi III Minta Tindak Penambang Ilegal

Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku sudah 123 kali mencuri meteran air. Namun sesuai data PDAM bahwa sejak 2020 hingga awal 2022 sudah ada 336 meteran hilang dengan jumlah kerugian mencapai 142 juta 800ribu.

“Masih kita dalami penyidikan ini. Bisa jadi ada pelaku lain yang juga jadi specialis pencuri meteran air,” ujarnya, Kamis, 6 Januari 2022.

Menurut Sutrisno, berdasarkan keterangan pelaku, ia selalu menjual besi meteran hasil curiannya ke salah satu pedagang besi tua di Kecamatan Panji. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku harus meringkuk di balik jeruji besi.

“Pelaku beraksi di rumah pelanggan PDAM kawasan kota hingga Desa Wiringin Anom Kecamatan Panarukan. Pelaku juga beraksi di beberapa perumahan seperti perumnas panji permai, Perumahan Grenhill, Perumahan Panorama dan  Perumahan Banti Jannati,” katanya.

Reporter: Zaini Zain