Situbondo, bhasafm.co.id- Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mendorong semua madrasah aliah untuk melakukan inovasi mengembangkan keterampilan siswa sehingga siswa akan siap secara akademik, keagamaan, maupun secara keterampilan saat lulus nanti.
Hal itu diungkapkan Sruji Bahtiar saat menghadiri Milad MAN 2 Situbondo yang ke-35 tahun, pada Selasa (23/12/2025). Ia mengapresiasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Situbondo yang telah bertransformasi dari MAN reguler menjadi MAN Plus Keterampilan.
Kata Sruji Bahtiar, MAN plus keterampilan ini akan menjadi kekuatan dalam menciptakan lulusan madrasah yang unggul serta memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan inovatif.
Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2 Situbondo, H Suhdi mengemukakan, selama dua tahun terakhir ini, madrasah yang dipimpinnya telah menorehkan prestasi demi prestasi baik secara akademik maupun nonakademik.
Di usia yang ke-35 tahun, MAN 2 telah bertransformasi dari madrasah reguler menjadi madrasah berbasis keterampilan. Ada tiga keterampilan yang diampu di antaranya multimedia, kewirausahaan, dan tata boga. Tahun depan direncanakan dengan menambah membatik, yang merupakan salah satu kearifan lokal yang diminati siswa.
Kata Suhdi, transformasi MAN 2 reguler ke MAN 2 plus keterampilan adalah tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat saat ini guna mencetak siswa yang punya keterampilan kerja serta siap melanjutkan ke perguruan tinggi.









