Pemkab Situbondo Janjikan Bantuan Keuangan Khusus Bagi 10 Desa Sukses Cakupan Vaksin 100 Persen

0
168
bhasafm
Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, Syaifullah (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pemkab Situbondo menjanjikan bantuan keuangan khusus bagi desa yang sukses melaksanakan vaksinasinya mencapai 100 persen. Ada 10 desa akan diberikan bantuan dana insentif dengan dua kategori.

Menurut Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, Syaifullah,  pemberian bantuan dana khusus bagi desa dibagikan dua kategori masing-masing untuk lima desa. Kategori pertama yaitu bagi desa dengan penduduknya 3000 kebawah, masing-masing akan menerima bantuan dana khusus sebesar Rp. 50 juta.

Sedangkan kategori kedua untuk lima desa, akan menerima bantuan dana khusus sebesar Rp. 100 juta, bagi desa yang jumlah pendudukannya di atas 3000 hingga 6000. Bantuan dana insentif itu hanya diberikan bagi desa yang sukses melaksanakan program vaksin dengan jumlah capaian 100 persen.

“Syaratnya pemerintah desa harus mensukseskan program vaksin di desanya yaitu mencapai 100 persen dari jumlah cakupan. Bantuan keuangan khusus nantinya desa ini bisa digunakan untuk membangun infrastruktur desa,” terangnya.

BACA JUGA :  Bupati Situbondo Luncurkan Program BIAN di KB-TK NU

Syaifullah menambahkan, pemberian reward melalui bantuan dana khusus itu untuk memberikan semangat bagi pemerintah desa mensukses program vaksin. Kesuksesan program vaksin untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19.

“Capaian vaksin harus mencapai 75 persen agar terbentuk heard immunity atau kekebalan kelompok,” terangnya

Syaifullah menambahkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, memang ada beberapa kendala pelaksanaan vaksin di lapangan, salah satunya ada masyarakat memang tak mau untuk divaksin karena berbagai alasan. Oleh karena itu, Pemkab telah memetakan jumlah cakupan vaksin berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Dengan pemetaan ini para Kades sudah tak bisa lagi beralasan dengan menyebut kalau warga atas nama A dan B tidak ada di desanya. Sudah kita petakan berdasarkan NIK ,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain