Situbondo- Seorang nenek lanjut usia bersusah payah untuk mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp. 600.000. Sang nenek yang sakit-sakitan itu harus naik becak untuk sampai ke balai desa Olean, Kecamatan Situbondo.
Belakangan diketahui, Sang nenek bernama Hatimah, warga dari Dusun Krajan, Desa Olean. Tak hanya sakit-sakitan, sang nenek ternyata juga penyandang disabilitas.
Seorang anggota Polwan bergegas membantu melihat sang nenek berada di atas becak. Brigadir Siti Nurhasanah bersama petugas Pos kemudian membantu sang nenek mencairkan BST.
Aksi spontan anggota Polwan itu mendadak jadi pusat perhatian warga yang sedang antri. Melihat sang nenek sakit-sakitan, warga pun ikut berempati dengan mendahulukan sang nenek mencairkan bantuan.
Menurut Brigadir Siti Nurhasanah, sebenarnya pihak panitia sudah menyampaikan, agar sang nenek menunggu di rumah dan bantuan akan diantarkan. Kemungkinan ada kebutuhan, sang nenek memilih naik becak untuk mengambilnya sendiri.
Brigadir Siti Nurhasanah mengaku salut dengan warga yang lain karena ikut berempati. Mereka yang sudah lebih dulu antri rela mendahulukan sang nenek karena pertimbangan kemanusiaan.









