Sudah 20 Hari Petugas Pemulasaran Jenazah Terpapar Virus Corona

0
95
bhasafm
Video Call-Subhan, petugas pemulasaran jenazah RSAR terpapar virus Corona dan sedang menjalani perawatan medis (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Menjadi petugas pemulasaran jenazah sangat berisiko tertular virus Corona. Salah satunya menimpa Subhan, (45), koordinator pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo.

Sudah 20 hari ini Subhan menjalani perawatan dan saat ini masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Abdoer Rahem. Meski kondisinya berangsur membaik, namun Subhan masih bergantung pada oksigen karena masih merasakan sesak didadanya.

Melalui video call, Subhan memberikan semangat kepada petugas kesehatan (nakes) yang selama ini berada di garda terdepan penanganan Covid-19. Subhan mengingatkan para nakes disiplin prokes agar tak terpapar virus Corona.

“Saya mulai terpapar virus Corona sejak 3 Juli 2021 lalu. Alhamdulillah kondisi saya sudah membaik. Hasil chek terakhir saturasi saya sudah mulai normal meski harus tetap pakai oksigen,” ujarnya dengan suara tersengal, Kamis, 22 Juli 2021.

BACA JUGA :  Sempat Dikabarkan Hilang, Nelayan Asal Jangkar Ditemukan Terombang Ambing di Selat Madura

Subhan mengisahkan saat dirinya melewati masa kritis terpapar virus Corona. Subhan mengaku merasakan sakit luar biasa dan mengalami sesak nafas hingga harus dibantu dengan oksigen.

Oleh karena itu, Subhan mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi prokes karena virus Corona sangat berbahaya. Hanya melalui disiplin prokes tersebut masyarakat bisa membendung penyebaran Covid-19 di Situbondo. Selain prokes, Subhan mengingatkan masyarakat rajin berolahraga, berjemur di pagi hari serta minum vitamin untuk menjaga imun atau kekebalan tubuh.

“Saya sudah merasakan sendiri terpapar Covid-19. Saya cuma mengingatkan mari patuhi prokes agar virus ini bisa dikendalikan,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain