Home / Peristiwa / BPBD Situbondo Mulai Pasok Air Bersih ke Desa Gunung Putri Suboh

BPBD Situbondo Mulai Pasok Air Bersih ke Desa Gunung Putri Suboh

Situbondo, bhasafm.co.id- Dampak musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, langsung direspons cepat oleh pemerintah daerah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo kini resmi memulai pergerakan perdana dalam mendistribusikan bantuan air bersih ke titik-titik lokasi yang terdampak kekeringan.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, mengonfirmasi bahwa operasi kemanusiaan ini sudah bergulir sejak pekan lalu. Wilayah pertama yang menjadi sasaran prioritas pengiriman armada tangki air adalah warga di area Dusun Sokaan Utara, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh.

 

Guna memastikan kebutuhan domestik harian warga lokal terpenuhi dengan layak, BPBD menjadwalkan pengiriman air bersih secara rutin sebanyak dua kali dalam seminggu ke lokasi tersebut. Langkah taktis ini diambil agar masyarakat tidak sampai mengonsumsi air yang tidak higienis dari sisa sumber yang mengering.

 

Dalam memperluas jangkauan operasional di lapangan, BPBD Situbondo juga menjalin kerja sama strategis dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Situbondo. Kolaborasi ini disiapkan untuk menyuplai pasokan air bersih massal ke sejumlah desa di Kecamatan Banyuputih yang dilaporkan mulai mengalami krisis air per pekan depan.

 

Hingga Selasa (7/7/2026), Timbul mencatat baru ada dua wilayah administrasi kecamatan yang secara resmi melayangkan surat permohonan bantuan air bersih, yakni Kecamatan Sumbermalang dan Kecamatan Banyuputih. Meski demikian, pihaknya tetap bersiaga penuh mengacu pada peta kerawanan bencana kekeringan pada tahun sebelumnya.

 

Berdasarkan data historis tahun lalu, wilayah yang menjadi langganan krisis air bersih saat puncak kemarau tersebar di tujuh kecamatan. Ketujuh wilayah tersebut meliputi Kecamatan Sumbermalang, Suboh, Arjasa, Banyuputih, Kendit, Jatibanteng, hingga kawasan pesisir di Kecamatan Bungatan.

 

BPBD merinci beberapa titik krusial yang terus dipantau intensif, di antaranya Dusun Krajan dan Jembaran di Desa Palangan (Sumbermalang), Dusun Polay di Desa Jatisari (Arjasa), serta Dusun Tubo Timur dan Barat di Desa Rajekwesi (Kendit). Wilayah rawan lainnya yakni Dusun Krajan di Desa Kembangsari (Jatibanteng), Dusun Karang Nangka di Desa Selowogo (Bungatan), serta tiga desa di Banyuputih yaitu Sumberejo, Sumberanyar, dan Sumberwaru.

 

Pihak BPBD mengimbau kepada para kepala desa yang wilayahnya mulai mengalami penurunan debit sumber air bersih agar segera berkoordinasi secara resmi. Armada truk tangki milik BPBD dan PMI dipastikan siap bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan fasilitas air guna menjamin kesejahteraan dan kesehatan warga.

Tag: