Bupati Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Apotek Nakal

0
82
bhasafm
Bupati Karna Suswandi saat melakukan sidak tabung oksigen beberapa waktu lalu (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Beredar informasi mahalnya harga obat di sejumlah apotek di Situbondo. Bahkan ada harga obat yang sebelumnya disebut-sebut seharga 14 ribu, mendadak melonjak naik menjadi 50 ribu per tablet.

Tingginya harga obat merk tertentu untuk melancar dahak, membuat Bupati Situbondo Karna Suswandi gerah. Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu mengaku akan mengajak aparat penegak hukum menertibkan apotek yang memanfaatkan situasi pandemi meraup keuntungan.

Menurut Bung Karna, banyak informasi yang masuk kepada dirinya, terkait melonjaknya harga obat-obatan tertentu. Bung Karna menyesalkan kalau sampai terjadi kenaikan obat-obatan, karena meningkatnya kebutuhan obat-obatan beberapa pekan terakhir ini.

BACA JUGA :  Dua Kali Uji Coba, Pemkab Situbondo Segera Daftarkan Bibit Padi Unggul Ke Kementan

“Kalau ada kenaikan harga obat tak wajar harus ditindak. Kami bersama aparat penegak hukum akan melakukan sidak untuk memastikan ada tidaknya permain bisnis  di tengah pendami,” ujarnya

Bung Karna mengaku, ada obat-obatan yang memang diperjual belikan secara bebas. Namun untuk obat-obat tertentu sudah ditetapkan harganya oleh pemerintah.

“Kalau ada yang menaikan harga tak sesuai ketentuan nanti urusan aparat penegak hukum yang menindaknya,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain