Menumbuhkan Karakter Iksass

0
99
Bhasafm
Ahmad bayu sentosa sedang memberikan materi pada dirosah 1 rayon iksass kalimantan (foto: Tim Salaf)

Situbondo- Rayon iksass Kalimantan mengadakan pengkaderan tingkat kedua yaitu dirosah 1. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu malam Kamis, tanggal 02 Desember 2020, yang bertempatkan di kampus baru lantai satu.

Dirosah 1 ini diikuti oleh 30 peserta yaitu santri yang berasal dari Kalimantan dari berbagai latar pendidikan. Para peserta dikelompokkan menjadi tiga kelompok yang sudah ditentukan oleh panitia. Ada tiga nama pilihan untuk tiga kelompok itu, kelompok satu dengan nama Kyai Syamsul, kelompok dua mendapatkan nama Kyai As’ad, sedangkan kelompok tiga diberikan nama Bung Tomo.

Ahmad Bayu Sentosa selaku narasumber  menjelaskan tentang pentingnya administrasi dalam organisasi. Ia memaparkan tentang fungsi-fungsi administrasi, dan sistematika surat di iksass serta langsung mempraktekkannya.

BACA JUGA :  Sulit Cari Kerja di Masa Pandemi, Pemuda Desa Pilih Budidaya Kura-Kura

Tema yang diangkat dalam dirosah ini yaitu menciptakan karakteristik kader yang berjiwa kritis bukan anarkis. Kegiatan pada malam pertama dilaksanakan pra dirosah dirangkai dengan pembukaan.

Ahmad Suharyanto panitia dirosah 1 mengungkapkan, bahwa dirosah sangat penting untuk dilaksanakan. Dirosah ini merupakan bentuk pengkaderan tidak lain tidak bukan yaitu melatih mental para kader iksass, khususnya warga iksass Kalimantan dalam berorganisasi.

“harapan kami kepada semua peserta yang nantinya sudah selesai mengikuti kegiatan ini  bisa memahami berbagai ilmu yang ada di organisasi, baik ilmu keuangan, administrasi, dan ilmu-ilmu lainnya,” Katanya.