24.6 C
Situbondo
Sabtu, Agustus 13, 2022

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang, Anggota TNI 514 Bondowoso Tewas

Situbondo- Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi, Selasa sore kemarin. Seorang anggota TNI bernama Kopda Daud Ferdi Amaloh, (33), meninggal setelah mobil yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang.

Saat kejadian, prajurit TNI Yonif Raider 514 Bondowoso itu bersama pacarnya bernama Anastasa. Petaka terjadi, saat korban melintas di jalan raya Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh. Begitu mobil Toyota Kijang yang ditumpangi tertimpa pohon, Kopda Daud langsung tak sadarkan diri. Warga sekitar lokasi yang melihat kejadian ini langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Besuki, namun nyawanya tak tertolong.

Kopda Daud bersama Pacarnya Anastasa naik mobil Toyota Kijang Nopol P 1586 DK dikemudikan Zaenal Abidin, warga Tegal Ampel Kabupaten Bondowoso. Korban duduk di bangku tengah bersama pacarnya hendak ke Bandara Juanda Surabaya mau pulang ke rumahnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Zaenal, saat itu kecepatan mobil yang dikendarainya melaju sekitar 40 kilometer per jam, karena sedang turun hujan disertai angin kencang. Begitu melewati jalan Desa Gunung Malang pohon sengon di tepi jalan tumbang ke jalan raya.

“Korban (Kopda Daut) minta antar mau pulang ke NTT  dan akan ikut pesawat dari Bandara Juanda,” ujarnya Zaenal Abidin, Selasa, 11 Januari 2022.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya, mengatakan, anggota Polsek Suboh langsung terjun ke lokasi setelah mendengar ada pohon tumbang mengenai pengendara mobil. Untuk penanganan korban lebih lanjut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak TNI dan keluarga.

BACA JUGA :  Desa Terkendala Pencairan ADD, APDESI Berharap Pendamping Desa Atensi Khusus Desa Mau Pilkades

“Anggota kami dari Polsek Suboh langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi pohon yang melintang di jalan raya karena sempat memicu kemacetan arus lalulintas menuju jalan Arak-Arak Bondowoso. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak TNI serta pihak keluarga untuk penanganan korban lebih lanjut,” ujarnya kepada wartawan.

Data yang diterima Bhasa dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo menyebutkan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak pukul 14.00, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di sejumlah lokasi termasuk di jalan raya pantura. Selain itu, pohon tumbang juga menimpa sejumlah rumah warga hingga menyebabkan rumah rusak.

BACA JUGA :  Polri dan TNI Siap Amankan Pelaksanaan Pilkades Serentak di Situbondo

Kerusakan rumah terbanyak akibat angin kencang terjadi di Desa Ketah, Kecamatan Suboh dan Dusun Demung Kecamatan Besuki. Ada 10 rumah warga rusak sedang dan ringan di dua desa tersebut. Tak hanya itu, hujan lebat juga menyebabkan air dari luapan sungai mengenangi sejumlah rumah warga di Dusun Cotek, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih.

Selain itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi yang sedang melakukan kegiatan penyerahan bantuan sosial di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit juga terjebak genangan air saat hendak pulang. Air mengenangi jalanan karena saluran pembungan air tak berfungsi. Bupati langsung turun dari mobil membersihkan sampah di jalan serta mencangkul saluran air sendiri agar genangan air cepat surut.

Reporter: Zaini Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

22,309FansSuka
3,434PengikutMengikuti
20,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles