Situbondo, bhasafm.co.id- Akselerasi nyata dalam menyukseskan program strategis nasional bidang pemenuhan nutrisi terus ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Polres Situbondo, Jawa Timur, menggelar agenda bimbingan teknis (Bimtek) komprehensif bagi para relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungan institusi Polri.
Agenda Bimtek yang mengusung tema besar “Situbondo Naik Kelas, Mewujudkan Dapur MBG yang Aman dan Higienis” ini dihadiri langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie bersama jajaran pejabat utama. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam acara yang dipusatkan di Kota Cinema Mall (KCM) Roxy Situbondo, Kamis (9/7/2026).
Dalam momentum penting tersebut, Kapolres Situbondo resmi meluncurkan inovasi digital berupa Sistem Informasi Makan Bergizi Gratis (SIMBG). Platform inovatif ini sengaja dirancang sebagai bagian dari transformasi digital guna mengoptimalkan tata kelola serta pengawasan berkala pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Secara teknis, SIMBG merupakan sebuah platform digital berbasis web yang dikembangkan khusus untuk mempermudah sistem pencatatan, pemantauan riil di lapangan, verifikasi data penerima, hingga pelaporan distribusi menu makanan secara berkala. Sistem ini mengintegrasikan seluruh dapur operasional SPPG Polri yang tersebar di wilayah hukum Situbondo.
AKBP Bayu menegaskan bahwa keberadaan platform SIMBG ini membuat seluruh proses rantai pasok dan pendistribusian makanan dapat dipantau secara cepat, akurat, transparan, serta terdokumentasi dengan baik. Digitalisasi ini diproyeksikan mampu meminimalisir potensi kesalahan logistik serta memudahkan proses evaluasi kinerja berkala.
Langkah taktis yang diinisiasi oleh jajaran Polres Situbondo ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini menilai, kolaborasi antara pembinaan SDM relawan dan sentuhan inovasi digital menjadi kunci utama agar manfaat program MBG ini dapat tersalurkan secara presisi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sepanjang pelaksanaan Bimtek, para relawan dapur SPPG dibekali dengan berbagai materi krusial mengenai standardisasi dapur modern. Materi yang diberikan meliputi regulasi ketat keamanan pangan, teknik sanitasi lingkungan dapur, protokol kesehatan bagi relawan, pengelolaan limbah, hingga perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi para pekerja dapur.
Melalui pembekalan standardisasi yang ketat ini, Polres Situbondo berkomitmen memastikan bahwa setiap butir nasi dan lauk-pauk yang diproduksi dari dapur SPPG Polri terjamin higienitasnya. Sinergitas kokoh antara Polri, pemerintah daerah, dan relawan sipil ini diharapkan menjadi role model nasional dalam mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas.









