Situbondo- Peserta napak tilas sejarah pahlawan nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin, disambut suka cita warga di sepanjang jalan. Mereka menunggu peserta napak tilas melintas, sambil menyiapkan makanan dan minuman di tepi jalan.
Tak hanya mendapat simpati warga, para siswa dan siswi juga berjejer sambil membawa atribut NU dan bendera merah putih di tepi jalan. Begitu rombongan napak tilas melintas, para siswa SD itu pun langsung berteriak menyambutnya.

Ada 25 posko disiapkan panitia di sepanjang jalan pantura menuju pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo. PCNU Situbondo juga mengerahkan 800 Banser dan 750 anggota Pagar Nusa mengamankan rombongan napak tilas. Selain itu, pengamanan juga dibackup aparat kepolisian dan TNI.
Peserta napak tilas tidak hanya diikuti orang dewasa saja, ada juga kalangan pelajar mengikuti napak tilas, salah satunya Muhammad Hesa Maulana, siswa SMA Negeri 1 Panji. Siswa kelas XI itu sujud syukur begitu sampai di pondok pesantren Sukorejo.
Menurut Muhammad Hesa Maulana, dirinya bangga bisa mengikuti napak tilas sejarah pahlawan nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin. Selama di perjalanan, ia bersama teman-teman sekolah mengaku tak merasa letih. Dirinya merasa terpacu untuk sampai ke pondok pesantren Sukorejo.
“Ini baru pertama kali saya kegiatan napak tilas bersejarah. Dirinya merasa terpanggil untuk ikut napak tilas karena ingin mendalami sosok pahlawan nasional Kiai As’ad,” katanya, Kamis, 10 November 2022.
Reporter: Zaini Zain









