2.500 Ibu Hamil di Situbondo Masuk Cakupan Program Vaksin

0
63
bhasafm
Petugas tenaga kesehatan memeriksa ibu hamil sebelum divaksin (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Capaian program vaksin bagi ibu hamil di Situbondo terbilang masih rendah.  Dari 2.500 ibu hamil yang masuk cakupan vaksin, baru sekitar 168 orang selesai divaksin atau sekitar 6,5 persen.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Rina Widharnarini, saat ini Dinkes terus melakukan sosialisasi bagi ibu hamil untuk mengikuti vaksin. Sosialisasi melibatkan puskesmas, Bidan desa dan kader posyandu.

“Masih ada kendala karena kurangnya sosialisasi. Kami melibatkan bidan desa dan kades posyandu untuk melakukan sosialisasi,” katanya.

Rina menambahkan, sesuai surat edaran kementerian kesehatan, bahwa ibu hamil masuk prioritas program vaksin untuk melindungi ibu dan bayi yang dikandungnya agar tak terpapar Covid-19.

BACA JUGA :  Beri Penghargaan Uang Tunai, Bupati Situbondo Puji Atlet Peraih Medali Saat PON XX Papua

Rina mengatakan bahwa ibu hamil yang masuk cakupan program vaksin yaitu usia kehamilan sudah mencapai 14 minggu sampai 33 minggu. Oleh karena itu, Rina mengimbau ibu hamil segera mengikuti vaksin di Puskesmas masing-masing.

“Bidan desa sangat berperan penting melakukan sosialisasi terutama bagi kelompok ibu hamil di desa. Misalnya, bidan desa membawa ibu hamil yang ingin vaksin ke Puskesmas,” ujarnya.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan, prioritas program vaksin bagi ibu hamil mutlak harus dilakukan. Hal itu sebagaimana tertuang di dalam surat edaran Kementerian No. HK.02.01,I,2007,2021.

Reporter: Zaini Zain