Pasien Covid Terus Bertambah, Kadinkes Sebut Kapasitas Rumah Sakit Masih Memadahi

0
124
Bhasafm
Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Ahmad Yulianto (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Warga Situbondo terkonfimasi Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari. Saat ini, jumlah total warga Situbondo terpapar Covid sebanyak 1.423 orang. Satgas telah menetapkan delapan Kecamatan masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Akhmad Yulianto, saat ini kapasitas ruang rawat inap di dua rumah rujukan masih memadahi. Untuk Rumah Sakit Umum Daerah Abdoer Rahem Situbondo tersedia 35 bet dan Rumah Sakit Elizabeth tersedia 32 bet.

“Untuk ruang rawat inap di dua rumah sakit rujukan semuanya ada 67 bet. Sejauh ini belum ada pasien Covid tertolak rawat inap karena overload,” katanya.

Yulianto menambahkan, untuk Kabupaten Situbondo sudah tidak ada lagi rumah sakit yang bisa dijadikan rujukan pasien Covid. Dua rumah sakit milik pemerintah yaitu RSUD Besuki dan Asembagus akan tetap diproyeksikan melayani pasien umum.

BACA JUGA :  Pembanguan Rumah Sakit Cita-Cita Kiai As’ad

“Kalau ternyata dan mudahan-mudahan tidak terjadi ada lonjakan pasien dan dua rumah itu tak bisa menampung lagi, maka Satgas akan berkirim surat ke Kemenkes,” ujarnya.

Data terbaru Satgas Covid Situbondo menyebutkan, Saat ini ada tambahan lagi 11 pasien baru terkonfirmasi positif Covid, berasal dari lima Kecamatan. Dari 1.423 jumlah total pasien sebanyak 1.200 pasien sembuh dan 104 pasien meninggal.

Saat ini ada 121 pasien Covid sedang menjalani perawatan medis, terdiri dari  32 dirawat di rumah sakit, 11 pasien isolasi di pusat karantina pasir putih, serta 78 pasien isolasi mandiri.