Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Sosial Tunai 600 Ribu Setiap Penerima

0
55
bhasafm
Bupati Karna Suswandi menyerahkan BST kepada KPM di pendopo Kabupaten Situbondo, Sabtu, 24 Juli 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST), ditengah merosotnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 serta penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bupati Situbondo Karna Suswandi, menyalurkan BST bantuan perdana di Pendopo Kabupaten, Sabtu 24 Juli 2021. Ada  39.966 keluarga penerima manfaat (KP) akan menerima BST selama dua bulan yaitu Mei dan Juni sebesar 600 ribu rupiah. Total anggaran BST di Kabupaten Situbondo mencapai 24 miliar.

Menurut Karna Suswandi, pencairan BST dari Kemensos RI ditengah penerapan PPKM, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Saat ini Pemerintah sedang bekerja keras  mengendalikan Covid-19 melalui kebijakan PPKM juga semata-mata untuk melindungi masyarakat.

“Semoga bantuan uang ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi. Saat ini pemerintah sedang bekerja keras mengendalikan Covid,” ujarnya, Sabtu, 24 Juli 2021.

BACA JUGA :  Pantau Penerapan E-Retribusi di Pasar Tradisional, Bung Karna Belanja Non Tunai Gunakan Aplikasi Qris

Bupati yang akrab Bung Karna itu meminta peran aktif masyarakat, mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya pengendalian virus Corona, salah satunya melalui program vaksinasi.  Program vaksin tersebut sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat, karena melalui vaksin akan meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok.

Bung Karna mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan informasi hoax, yang menakut-nakuti masyarakat seolah-olah vaksin itu berbahaya. Sebaliknya, program vaksin untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat dan tidak terpapar virus Corona.

“Jangan takut disuntik vaksin. Saya dan para pejabat yang lain juga divaksin. Tolong sampaikan informasi ini kepada masyarakat yang lain, kalau vaksin itu untuk melindungi masyarakat,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain