Penerima BST Sakit, Petugas Akan Antar Bantuan ke Rumah

0
84
bhasafm
Penerima Bantuan BST sakit akan diantar langsung ke rumah (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 39.966 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan berlangsung hingga 8 Juli 2021 mendatang. Kalau ada penerima sakit dan tak bisa mengambil bantuan, petugas PT Pos Indonesia sebagai operator penyalur bantuan akan mengantarkannya langsung ke rumah.

Koordinator penyaluran BST PT Pos Indonesia, Irfan Djunaidi, mengatakan, pencairan BST akan dilakukan setiap hari. Berdasarkan hasil koordinasi dengan aparat kepolisian, pencairan akan dilakukan di setiap dusun untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Kami di PT Pos mendapat tugas dari Kemensos menyalurkan bantuan. Kalau ada penerima sakit petugas kami akan mengantarkannya ke rumah,” ujarnya, Sabtu, 24 Juli 2021.

Irfan menambahkan, untuk penerima bantuan meninggal dunia, bantuan bisa diterima ahli waris yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Begitu pun dengan penerima yang sakit dapat diwakilkan kepada ahli waris yang tercatat di dalam KK. Bantuan akan dikembalikan ke kas Negara, kalau penerima meninggal dan ternyata tak memiliki ahli waris.

BACA JUGA :  Dipicu Rebutan Pacar, Belasan Remaja Terlibat Tawuran

“Ada dua alasan gagal bayar dan uang bantuan  dikembalikan ke kas negara, yakni penerima meninggal dunia dan tidak memiliki ahli waris yang tercatat dalam satu KK, serta penerima pindah alamat yang tidak jelas,”  ujarnya.

Dijelaskan, penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Situbondo bertambah sebanyak 4 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Data penerima BST kali ini mengacu pada data pertama yaitu sebanyak 39.966 KPM. Setiap penerima akan menerima bantuan dua bulan yaitu Mei dan Juni sebesar 600 ribu.

“Setiap bulannya bantuan yang diterima Rp. 300 ribu. Karena pencairan kali ini double maka bantuan diberikan dua bulan yaitu Rp. 600 ribu,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain