Pemkab Buka Akses Perluasan Pasar Kopi Situbondo

0
111
bhasafm
Bupati Karna Suswandi saat memimpin pertemuan NSLIC bersama petani dan pengusaha kopi Siutbondo (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Pemkab Situbondo mempertemukan petani dan pengusaha kopi Situbondo dengan buyer NSLIC asal Kanada. Pertemuan yang berlangsung di ruang Inteligence Room itu untuk mengembangkan pasar kopi Situbondo di luar negeri.

Menurut Bupati  Situbondo, Karna Suswandi, dirinya sudah membranding kopi Situbondo dengan Golden Wood Coffee. Pertemuan denan NSLIC untuk memperluas jaringan pasar kopi Situbondo di luar negeri.

“Kegiatan kita ini untuk memperluas marketing kopi Situbondo. Selama ini kopi Situbondo sudah di ekspor ke luar negeri dan ini untuk memperluas jaringan dengan buyer,” terangnya, Rabu, 23 Februari 2022.

Karna Suswandi menambahkan, NSLIC akan mempertemukan para petani dan pengusaha kopi Situbondo dengan pembeli. Selama ini, kopi Situbondo memang sudah di ekspor ke luar negeri, karena kualitas kopi Situbondo sudah tak diragukan lagi. Selain pernah juara nasional, kopi Situbondo  juga mendapat predikat juara dunia kontes kopi.

Karna Suswandi mengaku, bahwa perluasan pasar kopi di luar negeri akan terus dilakukan, agar daya saing dan harga kopi Situbondo terus meningkat di pasaran melalui Golden Wood Coffee.

“Kalau nanti kopi Situbondo semakin diburu pembeli, harganya akan bagus dan tentunya meningkatkan penghasilan petani kopi. Itu tergetnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Situbondo Sebut Hanya Ada 12 Tambang Legal di Situbondo

Sementara itu, Ketua Koperasi Surya Abadi Kayumas, Ahmad Wijaya menyambut baik upaya Pemkab membuka akses perluasan pasar bagi petani kopi. Saat ini, kebun kopi di Kayumas saja ada sekitar 1.800 hektar dan membutuhkan perluasan pasar untuk meningkatkan harga jual kopi.

Ahmad Wijaya menambahkan, kedepan memang perlu pembenahan industri kopi di Situbondo. Selain menjaga kualitas, juga memperbanyak produksi. Sebab kalau akses perluasan pasar sudah dibuka, maka produksi kopi harus tetap terjaga.

“Kalau ada perluasan pasar petani dan pengusaha kopi akan senang. Dari pertemuan ini intinya membuka ekspor kopi ke luar negeri,” katanya.

Reporter: Zaini Zain