Ribuan Alumni Peserta Mubes IKSASS ke 10 Mulai Berdatangan

0
168
bhasafm
MUBES IKSASS - Meneguhkan Khidmah Organisasi Untuk Persaudaraan Menuju Peradaban Pesantren

Situbondo- Ribuan alumni pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, sudah mulai berdatangan  untuk mengikuti acara Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah-Syafi’iyah (IKSASS) Sukorejo ke 10, di Pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Ibrahimy Desa Bantal, Kecamatan Asembagus.

Pembukaan acara Mubes IKSASS ke 10 akan dihadiri sekitar 1.500 undangan, Kamis hari ini. Jumlah tersebut bisa bertambah lebih banyak lagi, mengingat alumni yang datang menjadi utusan pengurus rayon IKSASS jumlahnya bisa lebih dari lima orang.

bhasafm
Selamat dan Sukses Mubes ke 10 IKSASS

Ketua Panitia Mubes IKSASS ke 10, Zeiniye mengatakan, untuk undangan peserta aktif sudah ada sekitar 750 orang yang sudah mengkonfirmasi kehadirannya. Mereka adalah utusan pengurus Rayon IKSASS se Nusantara, seperti dari Kalimantan, Aceh, Bali, NTB, NTT dan Jakarta.

 

“Utusan rayon peserta aktif Mubes berjumlah lima orang. Tapi yang hadir bisa lebih dari itu karena ada alumni juga ingin hadir ke acara Mubes. Undangan di luar utusan pengurus Rayon itu yang sulit kami prediksi jumlahnya,” ujarnya, Selasa, 8 Juni 2022.

BACA JUGA :  Kelompok Tani Diberi Bantuan Armada Angkut Roda Tiga

Zeiniye menambahkan, pelaksanaan Mubes IKSASS akan berlangsung selama tiga hari sejak 9 hingga 11 Juni 2022. Acara Mubes tidak hanya mengubah AD, ART dan memilih Ketua Umum Pusat IKSASS yang baru, melainkan ada beberapa pembahasan agenda penting, seperti membahas perubahan garis-garis besar perjuangan dan pengabdian organisasi.

“Semuanya akan dibahas di acara Mubes karena perubahan garis-garis besar perjuangan dan pengabdian akan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Tak kalah pentingnya kata Zeiniye, acara Mubes juga akan diisi pertemuan alumni komunitas, misalnya para alumni yang saat ini menjadi PNS atau alumni yang bekerja professional seperti di perbankan. Tujuannya, agar semua alumni dengan berbagai profesinya akan tetap menebar manfaat sesuai ruhul jihad yang diajarkan di pondok pesantren.

“Nanti ada juga pertemuan dengan pengasuh Kiai Azaim serta pengurus pesantren. Selain berbicara tentang IKSASS, juga akan membahas masalah ke pesantrenan,” tuturnya.

Reporter: Zaini Zain