Syarat Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Murid Harus Divaksin

0
115
bhasafm
Pencanangan vaksinasi bagi pelajar SLTP, SLTA dan Madrasah (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pandemi Covid-19 menyebabkan aktifitas belajar mengajar di sekolah terganggu. Pembelajaran  terhadap siswa lebih banyak menggunakan daring dan dinilai kurang efektif.

Pencanangan vaksinasi bagi kalangan pelajar, untuk mempercepat proses pembelajaran tatap muka di sekolah. Sebelum pembelajaran tatap muka dilakukan, semua guru dan siswa harus sudah divaksin.

Kepala Dinas Cabang Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Situbondo-Bondowoso, Sugiyono Eksantoso, mengatakan, pihaknya dan Pemkab sudah mempersiapkan pencanangan vaksinasi bagi kalangan pelajar menjadi tiga zona, yaitu timur, tengah dan barat.

“Khusus untuk sekolah negeri guru dan siswa harus divaksin sebelum pembelajaran tatap muka dimulai,” katanya, saat menghadiri pencanangan vaksin bagi pelajar di aula SMAN 2 Situbondo, Senin, 26 Juli 2021.

Sugiyono menambahkan, saat ini pihaknya menunggu kesiapan dinas kesehatan serta ketersediaan vaksin. Ada sekitar 10 ribuan pelajar SLTA yang akan divaksin. Semua sekolah sudah siap mensukseskan pencanangan vaksin bagi siswa.

BACA JUGA :  Beri Penghargaan Uang Tunai, Bupati Situbondo Puji Atlet Peraih Medali Saat PON XX Papua

“Kalau untuk sekolah negeri sudah siap. Sekarang yang sulit untuk sekolah swasta. Kami masih belum memiliki datanya apakah guru di sekolah swasta sudah vaksin semua,” ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Ahmad Junaidi. Menurutnya, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran bahwa semua guru baik negeri dan swasta wajib vaksin.

“Memang masih ada guru belum divaksin terutama yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Itu butuh waktu,” katanya.

Junaidi menambahkan, pada prinsipnya pihaknya siap mensukseskan vaksin, karena salah satu syarat pembelajaran tatap muka yaitu guru dan siswa harus divasin baik di sekolah negeri dan swasta.

“Semuanya wajib divaksin. Kami terus bergerak melakukan pencanangan vaksinasi ini yang kami lakukan bersama antara SMP, SMA dan SMK,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain