Badan Pusat Statistik Kabupaten Situbondo Telah Mencatat Data Keluarga Sebanyak 237.444 Dalam Regsosek

0
8
Ilustrasi Data - Gambar oleh OpenClipart-Vectors dari Pixabay (2)

Situbondo- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Situbondo mencatat. Ada 237.444 keluarga yang terdata dalam registrasi sosial ekonomi (Regsosek). Data ini dalam waktu dekat akan diumumkan kepada masyarakat untuk diverifikasi. Khawatir ada keluarga yang belum terkover ataupun terdapat data yang akan diperbaiki dalam pengelompokan status sosial.

Pengumuman hasil data Regsosek itu akan dilakukan dengan menggelar Forum Komunikasi Publik atau FKP. Forum ini akan melibatkan kepala desa dan perangkat desa, termasuk juga tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut melakukan verifikasi data regsosek berbasis keluarga.

Bagas menjelaskan, saat ini BPS masih melakukan entri data Regsosek. Dan ditargetkan akhir Maret 2023 entri data sudah selesai dilakukan. Dan pada awal April 2023 akan segera digelar forum komunikasi public.

BACA JUGA :  KPU Kabupaten Situbondo Melantik 408 Panitia Pemungutan Suara (PPS)

Melalui Forum Komunikasi Publik, BPS akan mengumumkan data berbasis keluarga hasil pencacahan petugas Regsosek. Data keluarga ini diurut berdasarkan status sosial keluarga, mulai dari sangat miskin, miskin, rentan miskin, hingga status kaya.

Bagas mengatakan, forum komunikasi public yang akan dilakukan punya tantangan tersendiri. Mengingat masih banyak warga yang tidak mengakui dirinya kaya, dengan alasan agar mendapatkan bantuan soisal. Namun Bagas optimis hal itu tidak akan terjadi, mengingat hasil keputusan akhir ada di tangan kepala desa.

BPS Situbondo melakukan pendataan Regsosek pada 2022. Data ini nantinya yang akan digunakan sebagai basis data seluruh penduduk Indonesia yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Termasuk juga basis data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.