Situbondo, bhasafm.co.id- Bencana banjir yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengakibatkan kerusakan pada lima infrastruktur jembatan di wilayah tersebut. Dari total kerusakan yang teridentifikasi hingga Jumat (23/1/2026), dua jembatan di antaranya dilaporkan terputus total sehingga mengganggu akses transportasi warga.
Kerusakan infrastruktur tersebut tersebar di beberapa titik, termasuk di wilayah Kecamatan Besuki. Di lokasi ini, jembatan yang berada di Desa Jetis serta Jembatan Randu mengalami kerusakan serius pada bagian dinding penyangga yang ambruk akibat terjangan air.
Kondisi lebih parah terjadi di Desa Wringin Anom, di mana Jembatan Limpas dilaporkan putus total. Selain itu, Jembatan Limpas pada ruas jalan Wringin Anom-Patemon juga mengalami kerusakan akibat tertimbun material batu. Sementara itu, di ruas jalan Dusun Krajan, Desa Jatibanteng, kerusakan terfokus pada bagian penahan tebing jembatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Situbondo, Abdul Kadir Jaelani, mengonfirmasi bahwa saat ini petugas teknis masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan. Ia menjelaskan bahwa tim di lapangan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap tingkat kerusakan di setiap titik terdampak.
Sebagai langkah tindak lanjut, Abdul Kadir menyatakan akan segera mengupayakan perbaikan, terutama pada akses jembatan yang putus total. Pihak Dinas PUPR kini tengah menyusun solusi dan jalur alternatif guna memastikan aktivitas mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan meskipun terdapat kendala infrastruktur.









