Situbondo, bhasafm.co.id- Pasca-banjir bandang yang menerjang Kecamatan Besuki dan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, puluhan warga mulai mendatangi posko kesehatan untuk mendapatkan pengobatan, Jumat (23/1/2026). Keluhan gatal-gatal akibat kutu air menjadi penyakit yang paling banyak diderita masyarakat terdampak.
Di posko kesehatan Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, tercatat sebanyak 43 warga telah memeriksakan diri. Perawat posko, Evi Romadhoni, mengonfirmasi bahwa mayoritas pasien datang dengan keluhan penyakit kulit yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang lembap dan berlumpur.
Selain gangguan kulit, petugas medis juga menangani warga yang mengalami luka fisik. Beberapa warga dilaporkan terluka akibat tertusuk paku dan pecahan kaca saat mencoba membersihkan sisa-sisa material banjir di rumah mereka. Para pasien tersebut langsung diberikan penanganan medis berupa pembersihan luka dan obat pereda nyeri.
Mengenai ketersediaan logistik, Evi menyatakan bahwa stok obat-obatan saat ini masih mencukupi, meskipun beberapa jenis vitamin mulai habis. Untuk pasien kutu air, tim medis memberikan salep serta obat antibiotik untuk pengobatan dari dalam dengan aturan konsumsi dua kali sehari.
Pihak medis mengimbau warga agar tetap waspada terhadap penyebaran penyakit mengingat sisa lumpur dan air masih menggenangi pemukiman. Selain itu, masyarakat diminta menggunakan obat-obatan yang diberikan secara bijak dan sesuai instruksi petugas guna mencegah efek samping medis lainnya.








