26.7 C
Situbondo
Selasa, Februari 27, 2024

Kiai Azaim Menyebut Ny. Makkiyah As’ad Abdikan Masa Hidupnya Mendidik Santri dan Masyarakat

Situbondo- Ny. Hj. Makkiyah As’ad dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga besar Pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, sebelah barat Masjid Jami’ Ibrahimy satu kompleks pemakaman dengan ayahandanya KHR. As’ad Syamsul Arifin, Rabu pagi kemarin.

Ny.Makkiyah As’ad merupakan putri ketiga Kiai As’ad.

Proses pemakaman Ny. Makkiyah As’ad didampingi langsung dua adiknya yaitu Ny. Hj. Nurul Isya’iyha As’ad dan KHR. Kholil As’ad, serta KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy,  dan seluruh keluarga besar pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo.

Wafatnya Ny. Makkiyah As’ad mengejutkan banyak pihak, karena sebelumnya tidak pernah dikabarkan sedang sakit. Dikatakan, Ny. Makkiyah As’ad masih mengikuti acara di Surabaya dan tiba  di pondok sekitar pukul 4 sore.

Dalam sambutannya usai prosesi pemakaman, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy mengatakan, bahwa Ny. Makkiyah As’ad mengabdikan masa hidupnya untuk mendidik Santri dan masyarakat.

“Almarhumah mencurahkan fikiran dan tenaganya untuk mendidik para santri dan masyarakat,” katanya saat memberikan sambutan, Rabu, 17 Agustus 2022.

BACA JUGA :  Kapolres Situbondo Perintahkan Berantas Perjudian, Miras dan Narkoba

Kiai Azaim mengisahkan saat Ny. Hj. Makkiyah As’ad menunaikan ibadah umrah dan dan silaturrahim dengan Sayyid Muhammad Bin Alwi Al Maliki Al Hasani. Oleh Sayyid Muhammad Bin Alwi Al Maliki Al Hasani,  Ny. Hj. Makkiyah dijuluki Kiai perempuan.

Menurut Kiai Azaim, sebutan tersebut tidaklah berlebihan mengingat Ny. Makkiyah menjadi pengasuh dan terus menerus mencurahkan pikiran untuk mengurus tiga pesantren sekaligus, yaitu Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo,  Pondok pesantren Al Huda Pamekasan dan Pondok Pesantren As Shiddiqiyah Sumenep.

BACA JUGA :  Staf Dinas Kesehatan Situbondo Meninggal Dunia Setelah Alami Kecelakaan di Arjasa

“Dari itu sungguh benar dawuhnya Sayyid karena Ny. Hj. Makkiyah menjadi Pengasuh dan terus mencurahkan fikiran dan tenaganya ke tiga Pondok Pesantren,  PP. Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, PP. Al Huda Pamekasan, PP. As Shiddiqiyah Sumenep. Itu semua untuk membentengi Agama dan Izzul Islam Wal Muslimin,” ujarnya.

Reporter: Zaini Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,500PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles