Situbondo- Ada pemandangan menarik di SMA negeri 2 Situbondo. Pelaksanaan pemilihan ketua OSIS (Pemilos) dikemas mirip pelaksanaan pemilu, Kamis kemarin. Tak kalah menariknya, lima kandidat calon ketua Osis mengenakan pakaian adat saat proses pemilihan berlangsung.
Ada 1.030 siswa SMA Negeri 2 Situbondo menyalurkan hak suaranya saat Pemilos. Mereka menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang di desain mirip TPS saat Pemilu.
Selama proses penghitungan berlangsung, suara riuh antar pendukung saling bersautan. Bahkan beberapa kali petugas pemungut suara harus meminta pertimbangan saksi calon, untuk memastikan sah tidaknya suara.
Setelah melalui proses penghitungan cukup lama, Devano Albany akhirnya terpilih menjadi Ketua OSIS SMAN2 Situbondo 2022. Ia memperoleh 338 suara sekaligus mengungguli empat kandidat lainnya.
Menurut Jeifry Gunawan, pembina OSIS SMAN 2 Situbondo, baru tahun ini dilakukan pemilihan ketua OSIS mirip pelaksanaan pemilu. Hal itu dilakukan mengingat usia pelajar sudah akan menginjak 17 tahun dan pada 2024 sudah banyak siswa memiliki hak pilih.
“Ini bagian dari edukasi demokrasi di Sekolah. Alur proses pemilihan ketua OSIS dibuat seperti pemilu sebagaimana regulasi KPU,” katanya.
Jeifry menambahkaan, sebelum pemilihan ada tahapan penjaringan calon. Lima kandidat yang mendaftar kemudian melakukan kampanye terbuka. Mereka menyampaikan visi dan misi serta beberapa program kerja secara terbuka.
“Kami ingin mereka matang memahami demokrasi elektoral, sekaligus matang berorganisasi. Meski belum sempurna 100 persen, proses pemilos sudah berlangsung cukup baik,” terangnya.
Lebih jauh Jeifry mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi masih banyak siswa bingun saat masuk bilik suara, karena mereka baru pertama kali memilih ketua OSIS seperti pemilu.
“Itu pentingnya edukasi politik bagi mereka. Usai mereka menyoblos juga disediakan tinta seperti di TPS saat pemilu,” pungkasnya.
Reporter: Zaini Zain









